Budaya 5S sebagai Upaya Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Positif
Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta bersama guru SMA Negeri 1 Pajangan melaksanakan kegiatan pembiasaan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) setiap pagi di lobi sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Kegiatan ini dilakukan dengan menyambut peserta didik yang datang ke sekolah sambil memberikan senyum, salam, dan sapaan sebagai bentuk penerapan budaya positif di lingkungan sekolah. Selain menjadi bagian dari kegiatan piket pagi, pembiasaan 5S bertujuan agar peserta didik merasa lebih nyaman, dihargai, dan semangat saat memulai aktivitas belajar setiap harinya.
Sejak pagi, guru dan mahasiswa PK sudah bersiap di area lobi untuk menyambut kedatangan peserta didik. Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan ini mampu menciptakan suasana yang lebih hangat antara guru, mahasiswa, dan peserta didik. Sapaan yang diberikan setiap pagi menjadi awal komunikasi yang baik sehingga peserta didik merasa lebih dekat dengan warga sekolah. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa PK untuk belajar membangun hubungan yang positif dengan peserta didik sekaligus memberikan contoh sikap sopan dan santun dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mempererat interaksi, budaya 5S juga membantu menanamkan nilai-nilai karakter seperti rasa hormat, kepedulian, dan kebiasaan menyapa orang lain dengan baik. Pembiasaan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membentuk perilaku positif yang tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. Kehadiran guru dan mahasiswa PK di pintu masuk sekolah juga menjadi bentuk perhatian terhadap peserta didik sejak mereka memasuki lingkungan sekolah.
Kegiatan pembiasaan 5S ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan sosial. Melalui kolaborasi antara guru dan mahasiswa PK dalam menjalankan budaya 5S, SMA Negeri 1 Pajangan menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya sekolah yang positif serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Author: Aprilia Ayu Anggraeni

0 comments:
Posting Komentar